TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75 Ribu Ekor Baby Lobster ke Singapura

0
67
Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI Arsyad Abdullah Gelar Konfrensi Pers di Lanal Batam.(F-Dispen Lantamal IV Tanjungpinang)

GOTVNEWS, BATAM – Tim  Satuan Tugs Gabungan Fleet One Quick Response Komando Armada (Satgasgab F1QR Koarmada) I menggagalkan upaya penyelundupan baby lobster dari Batam ke Singapura senilai Rp11.4 Miliar.

Komandan Pangkalan Utama TNI Angatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah mengatakan tim menangkap satu buah Speed boat tanpa nama di perairan selat Kelelawar sampai ke Pulau Tumbar. Dari penangkapan itu ditemukan barang bukti berupa baby lobster yang dikemas dalam 14 box sterofoam coolbox berisi 75.353 ekor, namun pelaku berhasil melarikan diri.

“Selanjutnya barang bukti dibawa ke Kantor Lanal Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut, kemudian barang bukti berupa baby lobster dibawa ke Kantor Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Batam, untuk dilaksanakan pencacahan,” jelasnya.

Pelanggaran tersebut berdasarkan pasal 31 Jo pasal 7 UU No.16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan kemudian pasal 88 Jo pasal 16 ayat (1) UU No 45 Tahun 2009 tentang Perikanan. Kemudian Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster ( Panulirus spp), Kepiting (Scylla spp) dan Rajungan (Portunus spp) dari Wilayah Negara Republik Indonesia dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.500.000.000,- (satu miliar lima ratus juta rupiah).(Dispen Lantamal IV/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here