Warga Desa Mepar Kesulitan Dapat Pasokan Minyak Tanah

0
83
Seorang warga Desa Mepar, Kabupaten Lingga sedang membeli bahan bakar minyak tanah. Ist

GOTVNEWS, LINGGA – Warga Desa Mepar, Kabupaten Lingga mulai sulit mendapatkan pasokan minyak tanah sejak satu pekan terakhir.  Warga harus dijatah untuk mendapatkan minyak tanah dengan harga Rp 9.500 per botol berukuran 1,5 liter, Senin (13/1).

Manager Com, Rel Pertamina MOR I, Roby Hervindo membenarkan adanya hambatan dalam penyaluran bahan bakar minyak tanah di Kabupaten Lingga pada awal Januari ini.

“Memang ada sedikit hambatan, namun pada Minggu (12/1) malam sudah dilakukan normalisasi penyaluran,” kata Roby.

Sedangkan dari beberapa pengakuan warga, mereka masih sulit mendapatkan pasokan minyak tanah.

“Sudah hampir satu minggu, kami agak susah dapatkan minyak tanah, biasanya kami bisa beli berapapun kami mau, tapi sekarang kami cuma bisa beli satu hari satu botol dalam satu hari, dengan harga Rp. 9000 satu botol,” jelas Bahtiar salah seorang warga Desa Mepat.

Markatina warga lainnya yang berjualan makanan juga mengeluhkan kondisi ini, ia terpaksa mengurangi porsi dagangannya lantaran sulit mendapatkan pasokan minyak tanah.

“Apalagi kalau pas ada pelanggan yang memesan nasi lemak, saya terpaksa mencari minyak hingga ke Daik,” Ungkap Markatina.

Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak tanah yang ditetapkan pertamina untuk Wilayah Kabupaten Lingga adalah Rp 3.900 – Rp 4.000 per liter. Berdasarkan data penyaluran kuota BBM dari BPH Migas, untuk tahun ini Kabupaten Lingga mendapatkan pasokan minyak tanah sebanyak 6.986 kilo liter.(Drl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here