REI Kepri Harap Pemda Kurangi Tarif BPHTB

0
188

GOTVNEWS, TANJUNGPINANG – Sejumlah pengusaha properti yang tergabung dalam Real Estate Indonesia wilayah Kepri meminta Pemerintah daerah untuk menurunkan tarif bea perolehan hak atas tanah dan bangunan, BPHTB, karena dinilai memberatkan masyarakat untuk memiliki rumah.

Hal ini disampaikan Sekretaris Real Estate Indonesia wilayah Kepri, Triyono, baru-baru ini. Triyono mengatakan, saat ini tarif BPHTB yang ditetapkan pemerintah sebesar lima persen, dirasa cukup memberatkan masyarakat. Jika di kalkulasi, dengan harga rumah subsidi saat ini sebesar Rp. 156 Juta, dikurangi nilai perolehan objek pajak tidak kena pajak sebesar Rp. 60 Juta, maka tiap konsumen akan menanggung biaya akad kredit kepemilikan rumah sebesar Rp. 8 Juta, dengan rincian tarif BPHTB sebesar Rp. 4 Juta.

 Dilansir dari beberapa media, Presiden Joko Widodo mendesak Gubernur dan Walikota, untuk memangkas tarif bea perolehan hak atas tanah dan bangunan, izin mendirikan bangunan guna mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah umum bagi masyrakat berpenghasilan rendah.

Hal itu tertuang dalam instruksi Presiden atau Inpres no 5 tahun 2016 tentang pemberian pengurangan dan,atau keringanan atau pembebasan pajak BPHTB dan IMB bagi masyarakat berpenghasikan rendah atau MBR.

Di Indonesia yang baru menerapkan pengurangan pajak BPHTB untuk rumah subsidi adalah Provinsi Papua yang sebelumnnya 5 persen menjadi 2,5 persen, Kota Palembang dari 5 persen menjadi 0 persen.(Erl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here