IDI Kepri Nyatakan Sikap, Tidak Layani Pasien Jika Tidak Tersedia APD

0
1831
IDI Kepri Nyatakan Sikap, Tidak Layani Pasien Jika Tidak Tersedia APD.

GOTVNEWS, TANJUNGPINANG – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kepri mengirimkan surat terbuka tentang penanganan Covid 19. Dalam surat tersebut IDI Kepri menyatakan sikap jika pemerintah tidak menyediakan alat pelindung diri (APD) bagi dokter dan tenaga paramedis mereka tidak akan memberikan pelayanan, Senin (23/3).

Berikut kutipan surat pernyataan sikap dari IDI Kepri:

Mohon maaf Bapak – Bapak yang terhormat semuanya, kami membuat surat terbuka ini dalam bentuk informal dan melaui media sosial dengan harapan secepat kilat sampai┬ákemeja Bapak – Bapak mengimbangi kecepatan penyebaran Virus Covid19 yang saat ini mengancam kita semua. Sampai hari ini sudah ada dokter yang meninggal 7 orang disebabkan oleh Covid19.

Kami semua dokter dan tenaga paramedis lainnya berjuang digaris terdepan, berhadapan dengan peluru Covid19 yang semakin bertambah jumlahnya dengan
peralatan yang sangat minim, kami mohon maaf tidak akan memberikan pelayanan kalau seandainya APD tidak tersedia .

Untuk itu Bapak yang terhormat , Mohonlah kiranya :

1. Buat penegasan pembatasan mobilasisi penduduk dari satu wilayah ke wilayah lainnya, walaupun mungkin berdampak Ekonomi tetapi kami siap puasa bahkan
kelaparan dari pada seluruh bangsa ini tertular Covid19.

2. Perintahkan aparat yang berwewenang menindak tegas setiap pelanggaran kebijakan atau edaran yang sudah dibuat banyak khususnya social distancing
dan pengumpulan massa lebih dari 10 orang

3. Kegiatan perkantoran termasuk sidang-sidang dipengadilan untuk ditunda

4. Lengkapi seluruh RS ,Puskesmas , klinik, dan praktek pribadi dengan APD Standar

5. Laboratorium pemeriksaan standar RT PCR (Real Time Reverse Transcriptase Polymerase ) disediakan di ibukota provinsi agar diagnosis segera dilakukan
kurang dari 24 jam

6. Mohon untuk membuka data pasien untuk memudahkan tracing ODP

Demikian Bapak Bapak ini kami sampaikan karena kami semua petugas Medis mulai panik dengan bertambahnya kasus dan penyebaran yg mulai
tidak terkendali dan jatuhnya korban dikalangan Dokter dan perawat. Semoga Allah SWT, TYME senantiasa melindungi Bapak – Bapak dan juga Bangsa ini dari Serangan Virus Covid-19.

Ketua IDI Kepri dr. Rusdani mengatakan surat tersebut merupakan ungkapan kekhawatiran para dokter dan tenaga paramedis karena minimnya alat pelingdung diri.

“Kami butuh APD untuk keselamatan sejawat kami dalam melakukan pekerjaan kami, saat ini APD itu sangat sulit didapat dan harganya tak terjangkau,” katanya.

Sementara itu menanggapi pernyataan sikap itu, Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan sependapat, menurutnya kelangkaan APD adalah masalah nasional.

“Walaupun hari ini kami mendapatkan bantuan 250 set APD dari kemenkes, jumlah tersebut jauh masih kurang, karena 1 orang yang positif membutuhkan sekitar 15 APD, Pemprov sudah menganggarkannya untuk 500 APD, mudah-mudahan distributor segera dapat memenuhi kebutuhan yang kami perlukan,” kata Tjetjep.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here