Pangkas Perjalanan Dinas, Pemprov Kepri Alokasikan Rp40 M untuk Penanganan Covid19

0
646
Plt Gubernur Kepri Isdianto saat menggelar keterangan pers di gedung daerah Tanjungpinang beberapa waktu lalu. (foto Gtv/Brm)

GOTVNEWS, BATAM –  Pemprov Kepri telah mengalokasikan anggaran hingga Rp40 miliar untuk penanganan dan pencegahan wabah Covid19. Untuk memenuhi angka itu, sejumlah kegiatan akan dialihkan, salah satunya memotong anggaran perjalanan dinas, beberapa rapat koordinasi, pelatihan-pelatihan dan sejumlah kegiatan yang bisa ditangguhkan.

“Berapapun kebutuhan untuk penanggulangan dan pencegahan wabah Covid19 akan kita penuhi. Sementara ini kita alokasikan Rp40 miliar untuk seluruh Kepri,” kata Isdianto di Ruang Kerjanya Graha Kepri, Batam, Kamis (26/3).

Isdianto sudah memerintahkan Sekdaprov TS Arif Fadillah untuk melakukan pergeseran dan dialokasikan bagi penanggulangan dan pencegahan Covid19. Pilihan pertama adalah memangkas perjalanan dinas seluruh OPD, beberapa acara yang bisa ditunda. Setelah itu pada kegiatan kegiatan yang bisa ditangguhkan. TAPD Pemprov pun sudah melakukan rapat dengan Banggar DPRD Kepri.

“Tentu harus tetap berpedoman pada aturan. Terutama Permendagri terbaru dalam mengalokasikan anggaran untuk Covid19,” kata Isdianto.

Isdianto menambahkan, dalam rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo pekan ini, perintah relokasi APBD untuk penanganan covid19 menjadi prioritas. Isdianto pun meminta pemerintah kabupaten kota juga mengalokasikan anggaran penanganan ini. Sehingga bisa secara bersama-sama memenuhi pembiayaan untuk penanganan covid19.

Selain mengalokasikan anggaran, Isdianto menekankan pentingnya peran seluruh masyarakat mematuhi imbauan pemerintah dan lembaga keagamaan dalam upaya mencegah penyebaran virus ini. Terutama social discating atau physical discanting.

Gubernur pun sudah mengeluarkan edaran tentang peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap resiko penularan covid19 di Kepri. Edaran bernomor 440/500/B.EKO-SET/2020 itu sebagai upaya aktif untuk mengantisipasi penyebaran dan perkembangan Virus Corona. Edaran bersama ini disampaikan kepada seluruh Pimpinan BUMN, Pimpinan BUMD, Pimpinan Perusahaan Swasta dan Pengelola/Penanggungjawab Tempat Usaha yang berada di wilayah Kepulauan Riau.

“Kita ingin semuanya melaksanakan kegiatan deteksi, pencegahan, respon dan antisipasi penularan infeksi virus corona di lingkungan perusahaan masing-masing,” kata Isdianto.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here