Tindak Tegas Bagi ASN Yang Tidak Netral

0
204

GOTVNEWS, TANJUNGPINANG – Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dimasa Pilkada merupakan polemik tersendiri yang kerap terjadi, Penjabat Sementara (pjs) Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar Baharudin menegaskan akan menindak jika memang ditemukan pelanggaran netralitas oleh oknum ASN sesuai dengan aturan yang berlaku.

Hal ini disampaikan Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharudin usai melakukan kunjungan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, pada Rabu (30/9) siang.

Bahtiar menghimbau, agar ASN tetap pada jalurnya, yaitu tetap netral atau tidak melakukan politik praktis, sebelum yang bersangkutan menyesali keberpihakan pada satu Paslon, sebab jika tidak terpilih maka oknum ASN tersebut akan rugi, terutama dengan ancaman sanksi yang akan didapatkan.

Selain itu, menurut Bahtiar saat ini aturan yang ada sudah cukup jelas dan lembaga pengawas yaitu Bawaslu Kepri yang akan selalu mengawasi segala aktivitas kampanye dari setiap Paslon, termasuk mengawasi keterlibatan ASN yang diduga tidak netral. Jika memang terbukti melanggar aturan, ia akan menindak bawahannya tersebut, khususnya ASN di Pemprov Kepri.

Pjs Gubernur Kepri yang akan menjalankan tugasnya hingga 5 Desember mendatang tersebut menegaskan, Pilkada saat ini seluruh pelayanan di Pemerintahan harus tetap berjalan tanpa ada diskriminasi, bagi kelompok masyarakat tertentu, jika hal tersebut terjadi ia selaku Pjs Gubernur akan segera menindak lanjuti.

Sebelumya diketahui terdapat beberapa oknum ASN dan PTT diduga terlibat dalam politik praktis, atau diduga melanggar netralitas sebagai abdi negara. Sedangkan berdasarkan PKPU no.16 tahun 2020 jelas ASN dilarang untuk terlibat dalam segala bentuk kegiatan politik praktis, jika terbukti melanggar maka UU No.5 tahun 2014 tentang ASN, telah menyiapkan sanksi bagi oknum tersebut.(Drl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here