Paslon Langgar Protkes, Jatah Kampanye Dikurangi 3 Hari

0
163

GOTVNEWS, TANJUNGPINANG – Untuk mencegah adanya klaster baru pada Pilkada serentak 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menekankan disipilin protokol covid 19, kepada setiap Paslon, terutama di masa-masa kampanye saat ini. Jika didapati pelanggaran protkes, maka akan ada sanksi adminitrasi yang dijatuhkan, yakni sanksi maksimal pengurangan jatah kampanye sebanyak 3 hari.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia, Abhan menyebutkan, setiap Paslon diwajibkan untuk menaati protokol kesehatan, ketika melaksanakan kampanye, terutama dengan metode pertemuan terbatas.

Abhan menambahkan, sebagai pengawas Pilkada, Bawaslu menerapkan metode persuasif kepada Paslon yang didapati melanggar Protkes, namun jika terulang kembali maka Bawaslu akan meminta Kepolisian membubarkan massa, jika Paslon masih mengulangi pelanggaran yang sama, Bawaslu akan menyampaikan rekomendasi ke KPU, agar diberikan sanksi pengurangan jatah kampanye selama tiga hari.

Selain itu, Pemprov Kepri juga ikut mendukung kelancaran Pilkada secara penuh, dengan cara melibatkan tim satgas covid 19, untuk ikut serta mengawal Pilkada sehat di Kepri.

Untuk mengawasi proses dan tahapan Pilkada yang aman dari penularan covid 19, Bawaslu dan intansi Pemerintahan bersama TNI – Polri, membentuk Kelompok Kerja (Pokja) dalam pencegahan dan penanganan covid 19, pada Pilkada serentak di Kepri tahun ini.(Drl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here