Sidang Pemanggilan Saksi Kasus Perizinan Tambang Di Bintan

0
98

GOTVNEWS, TANJUNGPINANG – Kasi Pertambangan Energi dan Sumber Daya Mineral Kepri Adi Kurniawan merasa terkhianati oleh terdakwa mantan Kepala Dinas ESDM Kepri, yakni terdakwa Amjon, terkait keputusan mengeluarkan izin usaha pertambangan operasi produksi kepada perusahaan yang tidak memenuhi syarat dan prosedur.

Hal ini terungkap saat lanjutan persidangan kasus dugaan korupsi IUP-OP tambang bauksit Bintan, di Pengadilan Negeri Tanjungpinang Kamis (19/11). Sidang yang diagendakan  keterangan saksi ini, Adi Kurniawan yang diminta keterangan saat ia masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kabid Perdagangan ESDM Kepri ini merasa jengkel dengan pengambilan keputusan mengeluarkan izin pertambangan tersebut, sebab karena kasus ini waktunya habis  terbuang karena turut di minta keterangan terkait kasus ini.

Dalam sidang ini Adi menyatakan ada 8 perusahaan yang mengajukan IUP-OP di ESDM Kepri, namun dalam proses nya terdapat perusahaan yang ditolak karena tidak ditemukan barang yang tergali di lokasi penambangan.

Sebelumnya 12 terdakwa kasus korupsi izin usaha pertambangan operasi produksi bauksit di Bintan sudah menjalani persidangan perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tanjungpinang, pada Jumat (13/11) lalu. 12 terdakwa kasus korupsi izin tambang bauksit ini antara lain, mantan Kadis ESDM Kepri Amjon dan mantan Kadis DPMPTSP Kepri Azman Taufik.(Drl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here