Metropolis

Pelaku Balap Liar di Tanjungpinang Didominasi Pelajar, Polisi: Peran Orang Tua dan Guru Sangat Dibutuhkan

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Lebih dari 70 persen pelaku balap liar yang terjaring penertiban di Kota Tanjungpinang merupakan pelajar tingkat SMP dan SMA. Data ini terungkap setelah banyaknya kendaraan yang diamankan Satlantas Polresta Tanjungpinang dalam beberapa operasi gabungan.

Kasat Lantas Polresta Tanjungpinang, AKP Arbi Guna Bimantara, mengatakan patroli rutin terus digencarkan oleh jajaran Polsek dan Polres. Namun, penertiban tidak dilakukan setiap waktu agar tidak menimbulkan dampak berlebihan bagi masyarakat.

“Sekitar 70 persen pelaku balap liar itu anak-anak pelajar,” ucap Arbi, Rabu (3/12/2025).

Ia menjelaskan, setiap kendaraan yang terjaring balap liar akan ditahan di kantor kepolisian. Pemilik kendaraan kemudian wajib mengikuti sidang pengadilan pada bulan berikutnya. Setelah membayar denda, kendaraan baru dapat diambil kembali dengan syarat seluruh kelengkapan dipulihkan.

“Kendaraan bisa diambil setelah sidang dan pemilik melengkapi kembali syaratnya, seperti knalpot standar, spion, TNKB, dan surat-surat resmi,” jelasnya.

Polresta Tanjungpinang juga melibatkan instansi terkait dalam penertiban, termasuk POMAL di dua lokasi yang paling sering dijadikan arena balap liar yakni Dompak dan Senggarang.

“Patroli tetap intens, dan kita bersinergi dengan instansi lain untuk menekan aktivitas balap liar,” sambungnya.

Selain penegakan hukum, Satlantas turut menggalakkan edukasi melalui program “Polisi Go To School”. Anggota kepolisian rutin menjadi inspektur upacara dan memberikan penyuluhan mengenai tertib berlalu lintas di sekolah-sekolah.

“Kita rutin masuk sekolah untuk memberikan edukasi tertib berlalu lintas,” jelasnya.

AKP Arbi menegaskan, peran orang tua dan pihak sekolah sangat dibutuhkan untuk mengawasi anak-anak agar tidak terlibat balap liar.

“Kami juga berharap dukungan orang tua dan guru dalam pengawasan anak-anak,” tutupnya. (Ald)

Berita Terkait