Pencari Suaka, Unjuk Rasa Di Pamedan


GOTVNEWS, TANJUNGPINANG - Ratusan imigran pencari suaka yang merupakan warga Negara Afganistan, menggelar unjuk rasa di Lapangan Pamedan Kota Tanjungpinang menuntut kejelasan nasib mereka untuk mendapatkan negara ketiga.

Imigran pencari suaka asal timur tengah ini berunjuk rasa di lapangan taman pamedan Jalan Ahmad Yani kilometer empat Kota Tanjungpinang.

Mereka berkumpul serta berorasi sembari membawa berbagai spanduk dan poster yang bertuliskan harapan dalam mencari suaka.

Dalam aksi tersebut di kawal ketat oleh berbagai aparat keamananan, mulai dari kepolisian, satpol PP, hingga pihak imigrasi.

Yahya zamili, koordinator aksi mengatakan, tujuan aksi yang dilakukan ini agar mendapat kejelasan terkait status para imigran kepada Pemerintah Indonesia maupun organisasi dunia.

Para imigran ini juga mengaku telah menunggu hingga satu dekade lamanya di Indonesia, terkait proses kepindahan mereka terhadap negara ketiga.

Selain itu Yahya juga menyampaikan , banyak dari mereka telah melakukan aksi bunuh diri, akibat terlalu lama mengalami depresi , rasa kecemasan yang tinggi.

Lebih lanjut Yahya Zamili mengucapkan rasa terimakasih kepada Pemerintah Indonesia yang sudah memfasilitasi dan membantu serta menampung dirinya serta rekan lainnya , selama menetap di Indonesia hingga hampir puluhan tahun, khususnya berada di Pulau Bintan.

Sementara itu, di tempat yang sama Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando saat meninjau unjuk rasa tersebut, serta mengatakan.

Imirgran yang berunjuk rasa tersebut, sebelumnya sempat melakukan aksi berjalan kaki dari tempat penampungannya yakni Hotel badra yang berada di Kabupaten Bintan, menuju lokasi utama yakni lapangan pamedan.

Baca Juga : KM.Bukit Raya dijadikan Isoter Terapung di Medan

Namun mengingat resiko kesehatan, pihak kepolisian memberikan fasilitas trasportasi berupa angkutan umum.

Aksi demo yang di lalukan para pencari suka asal timur tengah ini, sempat berjalan alot, bahkan sempat beberapa kali bersitegang dengan aparat keamanan, hingga mereka tetap bertahan meskipun diguyur hujan.(San)


Comments