Pihak Keluarga Ambil Paksa Jenazah Covid 19


GOTVNEWS, TANJUNGPINANG - Insiden pengambilan paksa jenazah Covid 19, sedang di tangani serius oleh Satreskrim Polres Tanjungpinang, pengambilan paksa ini diduga dilakukan oleh pihak keluarga, Kepolisian dengan mengumpulkan keterangan dan bukti dari Satgas Covid 19 sebagai saksi.

Insiden pengambilan paksa jenazah Covid 19 tersebut diketahui terjadi pada Senin 28 Juni lalu, atas kejadian ini pihak Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tanjungpinang melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian, atas dugaan Pelanggaran Undang-Undang Karantina Kesehatan.

Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, Akp Rio Reza Parindra, saat ini pihaknya tengah mengumpulkan alat bukti dan berencana memanggil pihak keluarga yang mengambil jenazah tersebut secara paksa.

Rio menegaskan, Kepolisian akan mengambil tindakan tegas bagi siapa saja yang melanggar Protkes Covid 19, terutama bagi yang membahayakan keselamatan warga lainnya, karena UU tentang Karantina Kesehatan siap menanti, dengan ancaman kurungan maksimal 1 tahun penjara.

Sementara itu, pihak RSUD Tanjungpinang, melalui Kepala IGD RSUD Tanjungpinang, Bakri membenarkan perihal tersebut, bahwa pihak keluarga jenazah tidak menerima kenyataan bahwa keluarganya meninggal karena Covid 19, lalu mengambil paksa jenazah yang dirawat di Ruang Teratai tersebut untuk dimakamkan secara normal.

Baca juga : Nekat Palsukan Antigen, Terancam 6 Tahun Penjara

Bakri menambahkan, pihaknya telah menyerahkan kasus ini kepada pihak Kepolisian untuk diusut tuntas, sehingga tidak terjadi lagi perihal yang serupa di kemudian hari.(Drl)

Comments