GOTVNEWS, Sumatera – Jumlah korban banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh terus meningkat. BNPB mencatat 442 orang meninggal dan 402 orang masih hilang.
Kepala BNPB, Suharyanto mengatakan tim gabungan terus mempercepat pencarian korban, distribusi bantuan, dan pembukaan akses ke daerah-daerah yang masih terisolasi.
Korban jiwa di Sumatera Utara, tercatat sebanyak 217 orang meninggal, 209 hilang, dan 16 terluka, dengan korban tersebar di berbagai daerah. Pengungsi paling banyak berada di Tapanuli Selatan dan Sibolga, sementara banyak akses darat, termasuk jalur Tarutung–Sibolga, masih terputus.
Sedangkan di Sumatera Barat, bencana menimbulkan 129 korban meninggal, 118 hilang, dan 16 luka-luka, dengan wilayah terdampak tersebar dari Agam hingga Pesisir Selatan. Jumlah pengungsi mencapai 77.918 jiwa, terutama di Padang dan Pesisir Selatan.
Sementara di Aceh, 96 orang meninggal dan 75 masih hilang, dengan korban tersebar di 11 kabupaten/kota. Jumlah pengungsi mencapai 62.000 kepala keluarga.
BNPB menegaskan bahwa operasi pencarian dan bantuan terus dipercepat, terutama di wilayah yang masih terisolasi akibat kerusakan jalan dan jembatan.(frh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News










