Gubernur Ansar Minta Japfa Group Priortaskan Pasar Lokal dan Menunda Ekspor Ayam

Gubernur Ansar Minta Japfa Group Priortaskan Pasar Lokal dan Menunda Ekspor Ayam.
Gubernur Ansar Minta Japfa Group Priortaskan Pasar Lokal dan Menunda Ekspor Ayam. Foto: Gotvnews/Ald.

GOTVNEWS, Tanjungpinang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri masih terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang akhir tahun.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengungkapkan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan bersama Forkopimda dan Bea Cukai untuk memangkas hambatan logistik.

“Kita membahas kelancaran akses distribusi kebutuhan bahan pokok, khususnya dari Batam ke Pulau Bintan,” ujarnya, Rabu (24/12/2025) lalu.

Selain masalah distribusi, Ansar turut memberikan perhatian khusus pada komoditas ayam yang kerap mengalami kenaikan harga saat ini. Dengan meminta dukungan dari perusahaan peternak ayam seperti Japfa Group, agar menunda sementara kegiatan ekspor.

Langkah strategis yang diambil adalah meminta perusahaan menunda sementara aktivitas ekspor demi mencukupi kebutuhan warga Kepri terlebih dahulu.

“Kita minta agar memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dalam daerah,” sambungnya.

Langkah serupa juga ia lakukan terhadap produksi telur ayam. Ansar berharap, pengurangan ekspor telur dapat membantu menstabilkan pasokan dan harga pasar, dan saat ini perusahaan tersebut sudah mulai melakukan penyesuaian secara bertahap.

“Produksi telur ayam yang sebelumnya hanya sekitar 170 ribu butir per hari, kita dorong untuk meningkat secara signifikan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ansar mengungkapkan, Pemprov sangat mendorong supaya produksi telur oleh Japfa Group bisa mencapai 1,5 juta butir per hari.

“Mereka minta waktu sekitar 10 bulan sampai 1 tahun untuk mencapai target tersebut,” tutupnya. (Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *