GOTVNEWS, Tanjungpinang – Suasana meriah mewarnai pembukaan Dragon Boat Race Tanjungpinang 2026 yang dipusatkan di kawasan Pelantar III, Kota Tanjungpinang, Jumat sore. Ratusan warga dan wisatawan memadati lokasi untuk menyaksikan pembukaan ajang budaya dan olahraga yang telah menjadi tradisi masyarakat Tionghoa selama lebih dari satu abad.
Dragon Boat Race 2026 digelar selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda unggulan pariwisata Provinsi Kepulauan Riau sekaligus bagian dari tradisi Sembahyang Keselamatan Laut yang telah berlangsung selama 145 tahun.
Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Hasan, mengatakan penyelenggaraan Dragon Boat Race merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Kepri bersama Yayasan Sangharama Bodhissattva Tanjungpinang.
Menurutnya, tradisi yang diwariskan turun-temurun tersebut kini dikemas sebagai atraksi wisata budaya untuk menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Kepri bahkan menargetkan penyelenggaraan Dragon Boat Race tahun depan digelar dengan skala internasional guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Tanjungpinang dan Kepulauan Riau.
“Arahan dari gubernur memang rencana di tahun depan akan diselenggarakan dengan lebih besar dengan skala Internasional, dengan target kunjungan wisman yang lebih ramai,” ucapnya.
Pembukaan Dragon Boat Race 2026 turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, serta sejumlah unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.(Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













