GOTVNEWS, Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, melaporkan perkembangan terkini penanganan karhutla kepada Presiden Prabowo Subianto.
BNPB mengungkapkan, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat belum dapat berjalan secara maksimal karna gumpalan asap karhutla yang cukup tebal.
Suharyanto mengeklaim, asap karhutla hanya mengganggu penerbangan di kedua provinsi tersebut, sedangkan aktivitas harian masyarakat tetap berjalan normal.
BNPB memastikan roda perekonomian dan aktivitas harian warga setempat tetap berjalan kondusif. Fasilitas umum, area pertokoan, pusat kuliner, hingga arus lalu lintas darat dilaporkan tetap beroperasi normal.
“Tapi kami pastikan roda kehidupan masyarakat ini berjalan normal. Jadi lalu lintas, toko-toko, rumah makan dan lain sebagainya juga biasa, Bapak Presiden, tidak ada yang terganggu,” kata Suharyanto.
BNPB optimis karhutla akan berakhir paling cepat pada pertengahan Oktober 2026.(frh)
Sumber: YT-Sekretariat Kabinet
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













