Hukum  

Penjaga Keramba di Anambas Dibacok Dua Pria Bermasker, Polisi Buru Pelaku

Penjaga Keramba di Anambas Dibacok Dua Pria Bermasker, Polisi Buru Pelaku.
Penjaga Keramba di Anambas Dibacok Dua Pria Bermasker, Polisi Buru Pelaku. Foto: Humas Polres Anambas.

GOTVNEWS, Anambas — Seorang penjaga keramba ikan di Desa Air Sena, Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, menjadi korban pembacokan setelah berupaya menggagalkan dugaan pencurian ikan.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Anambas IPTU Yudi Satriawan, turut dalam pemeriksaan TKP bersama personel Satreskrim dan Satpolairud.

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Misbachul Munir, melalui Kasatreskrim, IPTU Yudi Satriawan, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (22/09/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Saat kejadian, korban JL (42) tengah seorang diri menjaga keramba milik salah satu pengusaha ikan berinisial DD.

“Malam itu, hujan turun cukup deras. Kondisi di sekitar lokasi juga gelap karena terjadi pemadaman listrik,” kata Kasat, Sabtu (26/9/2026).

IPTU Yudi menyampaikan, di tengah situasi tersebut, korban JL mendengar suara pompong mendekati keramba. Ia kemudian melihat dua orang tak dikenal berada di atas pompong. Keduanya diduga mengenakan sebo sehingga wajah mereka tidak terlihat jelas.

“Salah seorang kemudian naik ke keramba, sementara rekannya tetap berada di atas pompong,” sebutnya.

Melihat hal tersebut, korban JL berusaha menghentikan orang tersebut karena menduga hendak mengambil ikan yang berada di dalam keramba. Upaya korban berujung pada perkelahian.

Dalam perkelahian itu, orang yang diduga masuk ke keramba kemudian mengeluarkan parang dan menyerang JL beberapa kali. Korban mengalami luka pada bagian kepala, lengan, dan belakang tubuh.

“Setelah kejadian, kedua orang tersebut meninggalkan lokasi menggunakan pompong dan bergerak ke arah Desa Air Asuk,” jelasnya.

Usai menerima informasi, Polres Kepulauan Anambas kemudian melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.

Pada Rabu (23/09/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, personel Satreskrim bersama Satpolairud mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas juga mengumpulkan bahan keterangan dari korban dan pihak terkait serta memeriksa kondisi di sekitar lokasi guna mendukung proses penyelidikan.

“Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan dan menelusuri informasi terkait dua orang yang diduga terlibat,” tambahnya.

Lanjut IPTU Yudi, hingga kini, identitas dua orang yang diduga terlibat belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga melakukan penyerangan sekaligus mendalami dugaan tindak pidana percobaan pencurian dan/atau penganiayaan.

“Penyidik juga menelusuri informasi mengenai pompong yang digunakan kedua orang tersebut, termasuk arah pergerakannya setelah meninggalkan lokasi,” ujarnya.

Polres Kepulauan Anambas masih mengumpulkan keterangan dan bahan penyelidikan untuk membuat terang perkara serta mengungkap identitas pihak yang diduga terlibat.

Kasus tersebut kini dalam penanganan Satreskrim Polres Kepulauan Anambas. Polisi masih bekerja untuk mengurai peristiwa yang terjadi di tengah malam, ketika upaya seorang penjaga keramba mempertahankan ikan yang dijaganya berujung pada aksi kekerasan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *