Bupati Karimun Iskandarsyah Tegaskan Keamanan Siber Jadi Fondasi Pelayanan Publik Modern

Bupati Karimun Iskandarsyah Tegaskan Keamanan Siber Jadi Fondasi Pelayanan Publik Modern.
Bupati Karimun Iskandarsyah Tegaskan Keamanan Siber Jadi Fondasi Pelayanan Publik Modern. Foto: Pemkab Karimun.

GOTVNEWS, Karimun – Bupati Karimun, Iskandarsyah, menghadiri Pengukuhan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Sektor Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia serta Cyber Incident Exchange Forum (CIEF) di Aula dr Roebiono Kertopati BSSN, Kota Depok.

Kehadiran Bupati Karimun dalam agenda nasional tersebut menjadi bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Karimun dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital, khususnya dalam menjaga keamanan informasi, perlindungan data masyarakat, serta memastikan layanan publik elektronik dapat berjalan secara optimal.

Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Karimun bersama sejumlah pemerintah daerah lainnya secara resmi menerima Surat Tanda Registrasi (STR) Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) sebagai bentuk pengakuan atas kesiapan daerah dalam menghadapi berbagai potensi gangguan dan ancaman keamanan siber.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, menegaskan transformasi digital tidak hanya berbicara tentang menghadirkan layanan berbasis teknologi, tetapi juga memastikan ruang digital pemerintah memiliki sistem perlindungan yang kuat.

“Keamanan siber bukan lagi sekadar kebutuhan teknis, tetapi sudah menjadi bagian penting dari pelayanan publik modern. Pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui perlindungan data dan penyelenggaraan layanan digital yang aman, cepat, dan berkelanjutan,” ujar Iskandarsyah.

Bupati Karimun Iskandarsyah Tegaskan Keamanan Siber Jadi Fondasi Pelayanan Publik Modern.
Bupati Karimun Iskandarsyah Tegaskan Keamanan Siber Jadi Fondasi Pelayanan Publik Modern.

Menurutnya, pembentukan dan penguatan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Kabupaten Karimun merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai risiko keamanan informasi.

“TTIS Kabupaten Karimun bukan hanya dibentuk untuk memenuhi amanat regulasi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan sistem pemerintahan digital. Kami ingin memastikan setiap layanan yang diberikan kepada masyarakat berjalan dengan baik serta memiliki perlindungan terhadap potensi ancaman siber,” tegasnya.

Bupati Iskandarsyah juga mengapresiasi langkah BSSN dalam membangun kolaborasi antarinstansi melalui forum berbagi pengetahuan dan pengalaman seperti Cyber Incident Exchange Forum (CIEF).

Perkembangan ancaman siber yang semakin kompleks membutuhkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Ancaman siber terus berkembang, sehingga kemampuan aparatur juga harus terus ditingkatkan. Melalui sinergi dengan BSSN dan pertukaran pengalaman antar daerah, kami berharap kapasitas tim teknis di Kabupaten Karimun semakin kuat dalam menghadapi tantangan keamanan digital,” ujarnya.

Melalui penguatan TTIS ini, Pemerintah Kabupaten Karimun berkomitmen membangun ekosistem Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang tangguh, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (Yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *