Damkar Karimun Tanamkan Kesadaran Bencana Sejak Dini di KB As Shofya

Damkar Karimun Tanamkan Kesadaran Bencana Sejak Dini di KB As Shofya.
Damkar Karimun Tanamkan Kesadaran Bencana Sejak Dini di KB As Shofya. Foto: Gotvnews/yh

GOTVNEWS, Karimun – Kelompok Bermain (KB) As Shofya riuh penuh tawa, puluhan anak berteriak gembira melihat armada merah milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Karimun memasuki area sekolah.

Kedatangan petugas bukan untuk menangani kebakaran, melainkan menjalankan program edukasi keselamatan sejak dini.

Sebanyak 58 siswa terlihat tak sabar mengikuti setiap kegiatan yang dipandu oleh narasumber Indra Gunawan, bersama tim Bidang Damkar.

Bukan hanya mendengar penjelasan, anak-anak juga diajak melihat langsung isi armada pemadam, mulai dari Unit MPK 03 hingga Unit Suplay CSR.

Para petugas memperlihatkan berbagai peralatan penyelamatan, sehingga anak-anak bisa mengenal lebih dekat profesi pemadam kebakaran.

Momen paling heboh terjadi saat anak-anak diberi kesempatan memegang selang pemadam dan menyemprotkan air layaknya petugas sungguhan. Satu per satu mereka bergantian maju, berteriak girang, dan tertawa saat air muncrat ke halaman sekolah.

Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran BPBD Karimun, Hendra Hidayat, mengatakan edukasi kebencanaan sejak usia dini sangat penting untuk membentuk generasi yang lebih sadar keselamatan.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal profesi pemadam kebakaran, tetapi juga memahami bahaya api secara sederhana. Dengan edukasi sejak dini, kita sedang membangun generasi yang tangguh dan cerdas bencana,” ujar Hendra.

Menurutnya, program kunjungan ke sekolah-sekolah merupakan strategi jemput bola agar Damkar lebih dekat dengan masyarakat dan tidak lagi dianggap menakutkan.

“Petugas Damkar bukan sosok yang menakutkan, tapi sahabat anak-anak yang siap menolong kapan saja,” katanya.

Hendra berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap keselamatan diri dan lingkungan sejak kecil.

“Kami berharap program seperti ini terus berlanjut ke sekolah-sekolah lain di Kabupaten Karimun sebagai bagian dari komitmen BPBD Damkar membangun budaya sadar bencana sejak usia emas,” tutupnya. (yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *