GOTVNEWS, Tanjungpinang – Harga cabai di Tanjungpinang kian terasa pedas di kantong masyarakat. Perubahan cuaca yang tak menentu di sebut-sebut menjadi penyebab melonjaknya harga komoditas ini.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kepri, Aries Fhariandi, mengatakan, daerah penghasil cabai seperti Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi sedang mengalami ketersiksaan.
Hal itu sebabkan oleh berbagai faktor seperti anomali cuaca yang tidak menentu, banjir, longsor, serangan, hama, hingga curah hujan yang tinggi. Sehingga, menyebabkan petani gagal panen dan berdampak pada kenaikan harga cabai.
“Provinsi Kepri bukan daerah penghasil, hanya sebagian saja. Distribusi cabai di Kepri alami gangguan. Ketika distribusi alami gangguan dari pasokan daerah penghasil sudah terganggu. Itu lah penyebab harga cabai naik,” ucapnya.
Dalam mengatasi hal tersebut Pemprov Kepri sedang membangun kerjasam dengan beberapa daerah yang memiliki surplus cabai seperti Aceh dan Sumatera Utara.(san)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News







