GOTVNEWS, Morowali – Bandara khusus milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah menjadi polemik nasional setelah viral diduga beroperasi tanpa pengawasan Bea Cukai dan Imigrasi.
Isu ini mencuat setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Morowali pada November 2025 dan menyebut bandara itu sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan.
Sorotan publik kemudian tertuju pada PT IMIP, pengelola raksasa kawasan industri nikel yang berdiri sejak 2013. Kawasan ini menampung belasan perusahaan turunan nikel, mulai dari nickel pig iron hingga bahan baku baterai kendaraan listrik.
Ketiadaan aparat negara membuat lalu lintas orang dan barang di kawasan industri tersebut dinilai rawan. Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung turut mendesak pemerintah menertibkan kondisi tersebut dan menolak adanya potensi โnegara dalam negara.โ
Pemerintah didesak segera mengambil langkah tegas untuk memastikan operasional bandara sesuai aturan dan berada di bawah pengawasan resmi negara.(frh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News







