GOTVNEWS, Jakarta – Sebanyak 72 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan pihak sekolah, wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur.
Gejala yang muncul umumnya dirasakan pada malam hari, mulai dari lemas, mual, muntah, diare, demam hingga nyeri perut. Adapun, siswa terdampak berasal dari tiga sekolah dasar (SD) dan satu sekolah menengah atas (SMA).
Insiden ini diduga berkaitan dengan makanan yang diproduksi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Kelapa.
Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan dapur penyedia MBG tersebut belum memenuhi standar operasional, terutama dari sisi tata letak dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Keracunan dipicu oleh makanan yang tidak lagi dalam kondisi segar, akibat jeda waktu yang terlalu lama antara proses memasak dan konsumsi. Adapun menu yang disajikan saat kejadian antara lain spageti bolognese, bola daging, dan telur.
Pemerintah memastikan akan mengambil langkah tegas dengan memperketat pengawasan terhadap program MBG. Selain itu, seluruh biaya pengobatan para korban akan ditanggung.(Yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













