GOTVNEWS, Karimun – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Provinsi Kepri Tahun 2026 resmi berakhir dan ditutup, pada Rabu malam, 8 Juli 2026. Kota Tanjungpinang berhasil keluar sebagai juara umum dan menjadi kontingen terbaik pada perhelatan dua tahunan tersebut.
Suasana meriah mewarnai penutupan POPDA X Kepri 2026 yang berlangsung di GOR Indoor Badang Perkasa, Kabupaten Karimun. Penutupan POPDA X Kepri turut dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Bupati Karimun Iskandarsyah, unsur Forkopimda, serta para kepala daerah dan kontingen dari seluruh kabupaten dan kota se-Kepri.
Kota Tanjungpinang berhasil meraih juara umum dengan toal perolehan 31 mendali emas, 28 perak, 30 perunggu. Kota Batam memperoleh 23 emas, 34 perak, 37 perunggu. Kabupaten Bintan memperoleh 14 emas, 10 perak, 15 perunggu.
Kemudian, Kabupaten Lingga memperoleh 8 emas, 8 perak, 8 perunggu, Kabupaten Karimun berhasil membawa 7 emas, 4 perak dan 17 perunggu. Kabupaten Natuna dengan 6 emas, 3 perak, 11 perunggu. Dan Kabupaten Kepulauan Anambas dengan 2 mendali perunggu.
Ratusan penonton memadati tribun untuk menyaksikan cabang olahraga bola voli putra yang mempertemukan Kota Batam melawan Kabupaten Lingga. Pada momen penutupan itu, Kabupaten Natuna resmi ditetapkan sebagai tuan rumah POPDA XI Kepulauan Riau yang akan digelar pada tahun 2028 mendatang.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan POPDA X Kepri. Menurutnya, ajang ini bukan hanya tentang perebutan medali, tetapi juga menjadi sarana penting dalam menjaring dan membina atlet muda berbakat dari seluruh Kepulauan Riau.
“Alhamdulillah POPDA tahun ini di Kabupaten Karimun yang menjadi tuan rumah berjalan lancar. Insha Allah mudah-mudahan akan melahirkan atlet penerus kedepannya. Tanjungpinang diluar dugaan bisa menjadi pemenang dan juara umum,” ujar Nyanyang Haris Pratamura.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Karimun juga mencatat peningkatan prestasi dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
Bupati Karimun, Iskandarsyah menegaskan pihaknya akan tetap melakukan evaluasi terhadap sejumlah cabang olahraga untuk meningkatkan prestasi atlet ke depan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Karimun sebagai tuan rumah. Tentu kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama penyelenggaraan. Ke depan, beberapa cabang olahraga, khususnya atletik, akan menjadi fokus evaluasi kami.”
Dengan berakhirnya POPDA X Kepri 2026, sementara para atlet muda terbaik Kepri diharapkan terus berkembang dan menjadi generasi penerus yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.(yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













