GOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang tengah mematangkan persiapan peluncuran Kartu Bima Sakti yang ditargetkan rilis pada Agustus 2026 mendatang.
Inovasi tersebut hadir sebagai sistem digitalisasi data terpadu untuk memangkas birokrasi pelayanan bantuan sosial (bansos).
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah sedang fokus melakukan sinkronisasi data serta penyusunan regulasi agar program memiliki dasar hukum yang kuat saat diluncurkan.
โProgresnya sedang pembaruan data dan penyusunan regulasi, Insya Allah kita launching bulan Agustus nanti,โ Ucapnya, Kamis (23/4/2026).
Kartu Bima Sakti mengusung konsep one single data entry, dimana seluruh data penerima manfaat mulai dari Jaminan Kesehatan, PKH, hingga bantuan pendidikan akan terintegrasi dalam satu sistem.
Sehingga masyarakat tidak perlu lagi membawa banyak dokumen fisik atau surat pengantar saat mengurus bantuan.
โNanti cukup scan kartu dan data pribadinya langsung terlihat, semuanya sudah terklasifikasi dalam sistem digital,โ jelasnya.
Lis menegaskan, tujuan utama dari kartu ini adalah menciptakan efisiensi pelayanan publik. Dengan sistem ini, penyaluran bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan akan jauh lebih cepat, tepat sasaran, dan transparan.
โTujuannya untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat,โ pungkasnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News











