GOTVNEWS, Tanjungpinang – Kabut asap tipis mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Kepri mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kondisi udara yang kurang sehat.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Mohammad Bisri, mengimbau agar masyarakat diminta memperketat penggunaan masker serta membatasi aktivitas di luar ruangan agar tidak menghirup polusi udara secara langsung.
”Jika kondisinya makin memburuk, gunakan masker yang lebih tebal, agar tidak menghirup udara secara langsung,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (5/9/2026).
Bisri menjelaskan, menghirup udara yang tidak sehat akan berdampak kepada Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan saat ini kasus ISPA di Kepri mulai mengalami kenaikan.
Dengan periode Agustus kasus ISPA di Kepri berjumlah 3022 kasus, kemudian memasuki bulan September naik secara drastis menjadi total 3230 kasus.
”sekarang naik sebesar 200 kasus dari bulan Agustus ke September, ini menjadi perhatian kita,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan BMKG Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang mengonfirmasi bahwa sebaran kabut asap telah meluas ke Tanjungpinang, Bintan, Lingga, Karimun, hingga Batam.
Kualitas udara bahkan telah masuk kategori tidak sehat atau zona kuning dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 81,9 mikrogram per meter kubik.
”Kondisi jarak pandang saat ini masih terbilang aman untuk transportasi udara, yaitu berada di kisaran 9.000 meter,” terang Kepala Stasiun Meteorologi RHF Tanjungpinang, Ahmad Kosasih. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News











