Kabut Asap Tebal Selimuti Tambelan, Aktivitas Sekolah Tetap Berjalan Demi Program MBG

Kabut Asap Tebal Selimuti Tambelan, Sekolah Tetap Berjalan Demi Program MBG.
Kabut Asap Tebal Selimuti Tambelan, Sekolah Tetap Berjalan Demi Program MBG. Foto: Warga.

GOTVNEWS, Bintan – Kabut asap tebal yang menyelimuti Kecamatan Tambelan belakangan ini, tak menghentikan aktifitas belajar mengajar di Tambelan, lantaran adanya program MBG yang tidak bisa dihentikan.

Rencana belajar daring di sekolah-sekolah Kecamatan Tambelan, Bintan akibat kabut asap pekat mulai Senin (14/9/2026), resmi dibatalkan.

Pembatalan dilakukan karena program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak bisa disalurkan jika sekolah libur atau belajar daring.

Camat Tambelan, Asmawi mengatakan, keputusan awal belajar daring diambil saat rapat bersama forkopimca, kepala desa, kepala puskesmas dan kepala sekolah.

Namun, penanggung jawab dapur MBG saat itu tidak hadir.

“Keputusannya jadi berubah. MBG tidak bisa didistribusikan jika libur atau belajar daring. Jadi disepakati lagi, Senin siswa tetap masuk sekolah,” jelasnya.

Meskipun siswa belajar di sekolah, ia menegaskan, dengan syarat siswa dan guru wajib memakai masker yang sudah dibagikan.

Dari koordinasi dengan pihak dapur MBG, ia menjelaskan, alasan MBG tidak bisa didistribusikan jika sekolah libur atau belajar daring sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Pendistribusian dan Penyajian Makanan dalam Program MBG.

Pada point 3 surat edaran itu disebutkan jika libur sekolah atau KBM secara daring (tidak ada aktivitas fisik di sekolah), maka tidak ada pelayanan dan pendistribusian MBG kepada kelompok peserta didik pada satuan pendidikan tersebut.

“Jika libur dan belajar daring, mereka tidak bisa distribusi MBG sesuai Surat Edaran itu, baik itu sekolah dan posyandu,” tutupnya.

Selain itu, kebijakan MBG saat ini mengharuskan makanan dikonsumsi langsung di sekolah atau posyandu saat diantar.(Mhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *