GOTVNEWS, KARIMUN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Karimun dalam menjaga dan melestarikan budaya Melayu kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Bupati Karimun, Iskandarsyah, resmi tercatat sebagai penerima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2026 dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti.
Penghargaan tersebut tertuang dalam Surat Undangan Nomor 10498/B/MDM/BS.00.02/2026 tertanggal 18 Mei 2026 yang ditandatangani langsung oleh Mendikdasmen RI.
Dalam daftar tersebut, Iskandarsyah menjadi satu dari 27 kepala daerah di Indonesia yang menerima apresiasi, terdiri dari satu gubernur serta 26 bupati dan wali kota.
Penghargaan diberikan atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Karimun dalam menjalankan program Revitalisasi Bahasa Daerah melalui kebijakan pendidikan, pelestarian budaya, serta pelibatan masyarakat dalam menjaga penggunaan bahasa daerah.
Rencananya, penghargaan akan diserahkan pada 25 Mei 2026 dalam puncak acara Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional di Gedung Garuda, Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kota Depok.
Menanggapi penghargaan tersebut, Bupati Karimun, Iskandarsyah menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas capaian Kabupaten Karimun.
“Keberhasilan ini merupakan hasil konsistensi pemerintah daerah dalam menempatkan nilai budaya sebagai bagian penting pembangunan daerah,” sebutnya, Jumat (22/5/2026).

Salah satu langkah konkret yang telah diterapkan yakni kebijakan penggunaan Bahasa Melayu di sekolah-sekolah pada hari tertentu.
“Kebijakan itu dilakukan untuk menjaga identitas budaya sekaligus menanamkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah,” ungkapnya.
Iskandarsyah menegaskan, pelestarian Bahasa Melayu bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi menjaga jati diri daerah di tengah arus globalisasi yang semakin kuat.
“Selain menjaga kelestarian bahasa daerah, program tersebut juga bertujuan menghidupkan kembali fungsi bahasa sebagai identitas budaya dan sarana komunikasi antargenerasi agar generasi muda tetap bangga menggunakan bahasa daerahnya sendiri,” jelas Iskandarsyah.
Melalui penghargaan ini, Kabupaten Karimun kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang serius menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian budaya lokal. (Zpl)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













