GOTVNEWS, KARIMUN – Sebanyak empat Unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Karimun telah ramoung 100 persen dan saat ini memasuki tahap penyempurnaan.
Pemerintah Kabupaten Karimun bersama Kodim 0317/Tanjung Balai Karimun (TBK) kini memfokuskan upaya percepatan penyelesaian 20 titik prioritas sebagai bagian dari target pembangunan 21 KDKMP yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Karimun.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar bersama berbagai pemangku kepentingan guna memastikan program strategis nasional tersebut berjalan sesuai target, meskipun dihadapkan da tantangan geografis wilayah kepulauan dan keterbatasan infrastruktur pendukung, pada Rabu (10/6/2026).
Komandan Kodim 0317/TBK, Letkol Inf. Andit Franata, mengatakan bahwa dari 20 titik prioritas yang saat ini menjadi fokus pembangunan, empat diantaranya telah mencapai progress fisik 100 persen.
“Dari 20 titik prioritas, alhamdulillah sudah ada empat titik yang mencapai progress 100 persen secara fisik instalasi dan saat ini sedang dalam tahap finishing atau penyempurnaan,” ucapnya.
Lanjut Letkol Inf Andit, salah satu yang telah selesai berada di Kelurahan Darussalam yang beberapa waktu lalu telah melaksanakan kegiatan syukuran.
“Sementara titik lainnya menunjukkan progres yang cukup baik, berkisar antara 34 hingga 80 persen,” jelasnya.
Menurutnya, percepatan pembangunan KDKMP di Kabupaten Karimun menghadapi sejumlah tantangan yang khas sebagai daerah kepulauan. Distribusi material bangunan antar pulau, ketersediaan alat angkut, serta tenaga tukang menjadi factor yang membutuhkan perhatian dan koordinasi ekstra di lapangan.
“Kebutuhan infrastruktur dasar juga terus menjadi fokus penyelesaian. Untuk operasional KDKMP, setiap lokasi membutuhkan pasokan listrik minimal tiga phase dengan daya 16.500 VA,” sambung Letkol Inf. Andit.
Sementara, lanjut dia lagi, Sebagian besar wilayah kepulauan saat ini masih menggunakan jaringan satu phase. Meski demikian, PLN telah menyatakan komitmennya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan daya tersebut.
Persoalan penyediaan air bersih juga terus dikoordinasikan antara pemerintah daerah, PDAM, dan pihak terkait lainnya.
Dalam kondisi itu TNA AD di lapangan siap membantu memfasilitasi kebutuhan air bersih guna mendukung percepatan penyelesaian pembangunan.
Sambung dia, terkait ketersediaan lahan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah alternatif solusi. Bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki lahan strategis, regulasi memungkinkan penggunaan lahan milik instansi lain melalui mekanisme perizinan resmi.
“Apabila opsi tersebut belum memungkinkan, Pemkab Karimun siap memfasilitasi pengadaan lahan yang sesuai dengan kebutuhan program,” sebutnya.
Sementara itu, Bupati Karimun, Iskandarsyah, menegaskan bahwa Pemkab Karimun memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan KDKMP sebagai bagian dari program prioritas nasional yang bertujuan memperkuat perekonomian masyarakat desa dan kelurahan.
“Ini merupakan program prioritas nasional yang menjadi kebanggaan kita bersama. Pemkab Karimun berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik dari sisi pembiayaan maupun legalitas lahan,” jelasnya.
Bupati Iskandarsyah juga menyampaikan, pemkab akan berkoordinasi dengan BPN untuk membantu percepatan proses sertifikasi lahan yang dibutuhkan.
Selain itu, untuk mendukung percepatan pembangunan, Pemkab Karimun juga tengah menyiapkan skema pembiayaan melalui APBD, baik dalam bentuk bantuan langsung kepada desa maupun penganggaran untuk kebutuhan lahan di wilayah kelurahan.
Dirinya optimis target penyelesaian tahap awal dapat dicapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami menargetkan 20 titik prioritas ini dapat diselesaikan hingga Agustus 2026. Dengan kolaborasi yang kuat antara TNI, Pemda, PLN, PDAM, BPN, pemeritah desa, dan seluruh steakholder terkait, kami yakin target tersebut dapat tercapai,” ungkapnya.
Melalui sinergi lintas sektor yang terus di perkuat, pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Karimun diharapkan mampu menjadi pusat penggerak ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat kemandirian ekonomi desa dan kelurahan sesuai dengan arah pembangunan nasional. (*)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














