GOTVNEWS, Karimun – Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun mulai menyiapkan arah baru pengelolaan zakat daerah dengan menggelar tahapan Verifikasi Faktual (Wawancara) Offline terhadap sepuluh calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karimun periode 2026โ2031, di Ruang Rapat Cempaka Putih, Senin (14/9/2026).
Bupati Karimun, Iskandarsyah, menegaskan, keberadaan BAZNAS tidak hanya sebagai lembaga penghimpun dan penyalur zakat, tetapi harus menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah, khususnya dalam upaya mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin BAZNAS Karimun ke depan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Zakat harus dikelola secara profesional dan diarahkan untuk program yang memberikan dampak nyata, bukan hanya bantuan sesaat, tetapi mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Iskandarsyah.
Menurutnya, pengelolaan zakat perlu dilakukan berbasis data agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Kita harus memastikan zakat diberikan kepada yang berhak melalui data yang akurat. Sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah menjadi kunci agar program pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif,” tambahnya.
Dengan kepemimpinan BAZNAS yang baru, Bupati Iskandarsyah berharap lembaga tersebut mampu membawa perubahan nyata dan menjadi salah satu penggerak utama dalam mewujudkan Karimun yang lebih sejahtera.
“Harapan kita, BAZNAS Karimun menjadi kekuatan besar dalam membangun kepedulian sosial dan membantu masyarakat keluar dari kesulitan ekonomi melalui program yang terencana dan berkelanjutan,” tutupnya. (Yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News












