Dari Limbah Jadi Rupiah, Bupati Karimun Ajak Warga Setorkan Minyak Jelantah ke Bank Jelantah

GOTVNEWS, Karimun – Minyak jelantah kerap dianggap sebagai limbah yang tidak memiliki manfaat. Namun, melalui inovasi pengolahan yang tepat oleh Perkumpulan Anak Tempatan (Perpat) minyak bekas ternyata dapat memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi solusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Minyak jelantah yang berasal dari aktivitas rumah tangga maupun usaha kuliner sering kali berakhir dibuang ke saluran air. Padahal, limbah tersebut dapat dikumpulkan dan dimanfaatkan kembali sehingga memberikan manfaat baru bagi masyarakat.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengatakan perubahan cara pandang terhadap sampah menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus membuka peluang ekonomi. Dengan Inovasi pengelolaan limbah membuktikan bahwa sesuatu yang dianggap tidak berguna dapat diubah menjadi barang bernilai.

“Minyak jelantah selama ini kita anggap sebagai sisa-sisa yang tidak ada manfaatnya, ternyata ketika kita olah akan menjadi bermanfaat. Sama halnya dengan plastik yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar bernilai ekonomis,” ujar Iskandarsyah.

Melalui gerakan pemanfaatan minyak jelantah, Pemerintah Kabupaten Karimun mendorong masyarakat untuk mengubah pola pikir bahwa sampah bukan hanya sesuatu yang harus dibuang, tetapi dapat menjadi sumber manfaat dan nilai ekonomi. (yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *