GOTVNEWS, Gansu – Ribuan heliostat atau cermin raksasa tampak mengelilingi menara utama di Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Menara Garam Cair dekat Kota Dunhuang, Provinsi Gansu, China.
Teknologi tersebut menjadi bagian dari pemanfaatan energi surya skala besar untuk menghasilkan listrik ramah lingkungan.
Pembangkit ini menggunakan sekitar 12.000 heliostat yang dilengkapi sistem pelacak otomatis untuk mengikuti pergerakan matahari sepanjang hari.
Cermin-cermin tersebut memantulkan dan memusatkan sinar matahari ke puncak menara pusat penerima panas. Energi panas yang terkumpul digunakan untuk memanaskan garam cair yang berfungsi sebagai media penyimpan energi termal.
Panas yang tersimpan kemudian dimanfaatkan untuk menghasilkan uap guna menggerakkan turbin pembangkit listrik. Dengan teknologi penyimpanan panas tersebut, PLTS Menara Garam Cair di Dunhuang mampu menghasilkan listrik berkapasitas 100 megawatt (MW), sekaligus menjadi salah satu contoh pengembangan energi terbarukan berbasis tenaga surya di China. (Mhd)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













