GOTVNEWS, Tanjungpinang – Malam Puncak Dekranasda Festival (Dekrafest) 2026 berlangsung meriah di halaman Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Tepi Laut Tanjungpinang, Minggu (20/9/2026) malam.
Beragam pameran karya seni dan produk kerajinan khas daerah menjadi daya tarik utama dalam perhelatan tahunan tersebut.
Mengusung tema “Kriya Karya Kepri”, ajang ini menampilkan beragam potensi ekonomi kreatif dari tujuh kabupaten/kota se-Provinsi Kepri serta instansi terkait dengan total 52 stan pameran.
Ketua Dekranasda Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, menyampaikan komitmennya untuk terus memfasilitasi dan mengarahkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar produk lokal mampu bersaing di pasar global.
”Pengembangan produk kerajinan dan UMKM perlu terus dilakukan menyesuaikan kebutuhan pasar sehingga produk-produk unggulan Kepri dapat berkembang dan memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ucapnya.
Senada dengan hal tersebut, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menegaskan kekayaan khazanah budaya daerah seperti kain songket, tenun, batik gonggong, tudung manto, hingga tikar serasan yang merupakan warisan tak benda sekaligus aset ekonomi yang sangat bernilai.
”Festival ini bukan sekadar pameran. Ini adalah panggung kebanggaan untuk memperkenalkan identitas budaya Kepri, membuka peluang pasar bagi karya perajin dan UMKM, serta membuktikan bahwa produk lokal mampu bersaing,” singkatnya.
Rangkaian penutupan Dekrafest 2026 kian semarak dengan parade fashion show para Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota, pertunjukan karya kolosal, penyerahan hadiah lomba, serta hiburan musik dari penyanyi asal Kabupaten Karimun, Meidra. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








