Final Festival Lampu Karimun 2026, Panitia Jamin Penilaian Adil dan Profesional

Final Festival Lampu Karimun 2026, Panitia Jamin Penilaian Adil dan Profesional.
Final Festival Lampu Karimun 2026, Panitia Jamin Penilaian Adil dan Profesional.Foto: Gotvnews/yh.

GOTVNEWS, Karimun – Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun menegaskan penilaian Festival Lampu Hias dan Kereta Hias Eid Mubarak 1447 Hijriah berlangsung objektif, profesional, dan bebas intervensi.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Kabupaten Karimun, Ahadian Zulseptriadi, menyampaikan setiap tahapan penilaian telah dilaksanakan sesuai petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.

“Penilaian tahap pertama dan kedua sudah kami laksanakan sesuai prosedur. Saat ini, kami tinggal menunggu pelaksanaan penilaian final untuk menentukan para pemenang,” ujar Ahadian.

Ia menegaskan, tidak ada ruang bagi praktik pemenang titipan dalam kompetisi ini. Seluruh keputusan sepenuhnya berada di tangan dewan juri yang bekerja secara independen.

“Kami menjamin tidak ada intervensi dari pihak manapun. Keputusan juri bersifat mutlak dengan mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Adapun indikator penilaian meliputi kualitas teknis, tingkat kreativitas, serta keselarasan karya dengan nilai budaya lokal dan nuansa Islami yang menjadi ruh utama festival.

Tahun 2026 menjadi momentum penting dengan hadirnya Festival Kereta Hias yang untuk pertama kalinya dikelola langsung oleh Dinas Pariwisata.

Inisiatif ini diharapkan mampu memperkaya daya tarik wisata religi di Karimun, tanpa menghilangkan identitas utama festival lampu elektrik dan lampu colok yang telah menjadi tradisi masyarakat.

Babak final dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret 2026, dengan pengumuman pemenang pada pukul 20.00 WIB melalui akun resmi Dinas Pariwisata Karimun serta kanal media sosial.

Ahadian berharap, festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu memperkuat ekosistem pariwisata berbasis budaya di daerah.

“Kami ingin hasil akhir benar-benar objektif dan mencerminkan karya terbaik masyarakat Karimun. Lebih dari itu, festival ini diharapkan terus menjadi kebanggaan daerah sekaligus magnet wisata,” tutupnya. (yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *