GOTVNEWS, Karimun – Gerai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karimun yang digelar oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan ESDM disambut antusias masyarakat.
Sejumlah kebutuhan pokok yang dijual dengan harga terjangkau bahkan ludes dalam waktu singkat. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan berbagai komoditas strategis.
Di antaranya Minyakita sebanyak 40 dus dengan harga Rp30 ribu per 2 liter, beras SPHP sebanyak 100 kampit dijual Rp59 ribu, gula pasir 100 kilogram seharga Rp17 ribu per kilogram, serta telur sawang sebanyak 50 papan dengan harga Rp55 ribu.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan ESDM Kabupaten Karimun, Basori, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan program ini tepat sasaran dalam membantu kebutuhan warga, khususnya menjelang Idul Fitri.
“Alhamdulillah, seluruh komoditas yang kita bawa hari ini habis terjual. Ini menandakan antusias masyarakat sangat tinggi terhadap gerai TPID,” ujar Basori.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di pasaran.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan partisipasi aktif dari Pramuka Kwaran Moro yang turut membantu kelancaran pelaksanaan di lapangan, mulai dari pengaturan antrean hingga distribusi barang kepada masyarakat.
“Kolaborasi ini penting agar kegiatan berjalan tertib dan lancar. Kami sangat mengapresiasi keterlibatan adik-adik Pramuka yang ikut membantu di lapangan,” tambahnya.
Basori menegaskan, ke depan pihaknya akan terus menghadirkan program serupa secara berkala sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat serta mengendalikan inflasi daerah.
“Dengan tingginya antusiasme warga, gerai TPID diharapkan menjadi solusi efektif dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau,” tutupnya. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








