Ini 4 Makanan yang Wajib Dihindari bagi Penderita Asam Urat

Ilustrasi penderita asam urat. Foto: Halodoc

GOTVNEWS, Jakarta – Kadar asam urat dalam tubuh dapat meningkat ketika ginjal tidak mampu mengeliminasi asam urat secara efisien. Kondisi ini sering diperburuk oleh berbagai faktor seperti konsumsi makanan tertentu, kelebihan berat badan, diabetes, serta konsumsi alkohol yang berlebihan.

Beberapa gejala asam urat yang sering muncul meliputi nyeri pada persendian, terutama di pagi hari dan malam sebelum tidur. Area persendian yang terkena biasanya memerah, sulit digerakkan, bahkan menjadi kaku.

Makanan yang Menyebabkan Asam Urat

Bagi yang berisiko mengalami asam urat, sebaiknya hindari beberapa makanan berikut ini dikutip dari Halodoc:

1. Daging Merah

Daging merah, seperti daging sapi, mengandung purin tinggi. Saat tubuh mencerna purin, senyawa ini diubah menjadi asam urat. Konsumsi daging merah secara berlebihan dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh, berpotensi menyebabkan hiperurisemia. Penelitian menunjukkan individu yang sering mengonsumsi daging merah memiliki risiko lebih tinggi terkena gout.

2. Jeroan

Jeroan seperti hati, ginjal, dan jantung juga merupakan sumber purin yang sangat tinggi. Mengonsumsi jeroan dapat dengan cepat meningkatkan kadar asam urat dalam darah, memperparah gejala gout. Penelitian menyarankan menghindari jeroan untuk mengelola dan mengurangi risiko serangan gout.

3. Minuman Manis dan Alkohol

Minuman dengan fruktosa tinggi dan alkohol, terutama bir, dapat meningkatkan produksi asam urat sekaligus mengurangi kemampuan ginjal untuk mengeliminasi asam urat. Alkohol juga memicu dehidrasi, yang memperlambat proses eliminasi asam urat. Studi menunjukkan hubungan kuat antara konsumsi alkohol dan minuman manis dengan peningkatan serangan gout.

4. Susu Tinggi Lemak

Meskipun susu rendah lemak memiliki efek protektif terhadap gout, susu tinggi lemak tidak memberikan manfaat yang sama. Lemak dalam susu dapat memengaruhi metabolisme purin dalam tubuh. Namun, penelitian tentang hal ini belum konsisten dibandingkan dengan efek yang lebih jelas dari alkohol dan fruktosa.

Pada dasarnya, makanan yang menyebabkan kadar asam urat meningkat adalah makanan yang mengandung purin tinggi. Purin memang memiliki manfaat bagi tubuh, seperti sebagai antioksidan dan neuroprotektif. 

Namun, kelebihan asam urat dapat membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan kadar asam urat dengan membatasi konsumsi makanan tertentu. (Alt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *