GOTVNEWS, Karimun – Desa Pangke Barat, Kecamatan Meral Barat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan komitmen kualitas sumber daya manusia di wilayah pedesaan di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Puluhan anak tempatan di wilayah Pangke Barat baru saja merampungkan program intensif di bidang pendidikan. Program ini meliputi kursus Bahasa Inggris, pelatihan komputer, hingga pelatihan teknis pitter dan welder.
Program tersebut sepenuhnya difasilitasi oleh perusahaan raksasa migas asal Italia, PT Saipem Karimun Yard (SKY).
Program bertajuk Sustainability Talent ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal di sekitar area operasional mereka.
Sustainability Coordinator PT Saipem Indonesia Karimun Yard, Diko Tuerah, mengatakan puluhan masyarakat lokal telah mengikuti pelatihan baik welder, pitter, bahasa Inggris maupun pelatihan komputer.
“Inisiatif ini mencerminkan komitmen Saipem terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal melalui pendidikan, peningkatan keterampilan, dan pemberdayaan masyarakat,” ungkap Diko Getty Tuerah.
Selain pelatihan teknis, Saipem juga akan menggelar program little lihse di SD dan SMP Pangke Barat pada November 2025, dengan target mencakup 150 anak.
Program Kampung Pendidikan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing masyarakat lokal agar mereka siap mengisi pasar kerja, baik di tingkat lokal maupun global.
Bupati Karimun, Iskandarsyah, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Saipem. Menurutnya program PT Saipem sebagai bentuk nyata tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan di sektor pendidikan.
Melalui program ini merupakan kunci untuk memastikan anak-anak lokal tidak hanya memiliki skill yang mumpuni, tetapi juga memenangkan persaingan di pasar kerja.
“Tentu kita ingin setelah anak-anak kita punya skill, maka bisa mengisi pasar kerja. Misalkan mereka membuka lowongan sudah pasti prioritas anak Pangke, karena mereka sendiri yang terlibat dalam peningkatan skill anak-anak kita ini,” ujar Bupati Iskandarsyah.
Dengan hadirnya Kampung Pendidikan, Desa Pangke diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga produktif dan berkarakter.(Yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News












