GOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tengah menyiapkan strategi baru untuk menarik lebih banyak wisatawan Singapura, menyusul meningkatnya persaingan dengan Johor dan Malaysia.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyebut salah satu langkah yang dikaji adalah penurunan tarif angkutan feri dari Singapura ke Kepri.
“Kita coba fasilitasi kemungkinan itu,” ucap Ansar, Selasa (25/11/2025).
Ansar menilai Johor kini lebih unggul karena akses transportasi cepat dan integrasi wilayah yang membuat ribuan pekerja dan warga Singapura lebih memilih berkunjung ke sana.
“Secara historis Johor lebih dekat dan tidak dibatasi laut,” sambungnya.
Kenaikan tarif feri sejak pandemi dan adanya seaport tax dianggap menjadi faktor menurunnya minat pelancong. Banyak jadwal pelayaran juga tidak terisi penuh.
“Kita bisa bantu melalui opsi penurunan tarif,” tambahnya.
Pemprov Kepri berharap operator feri yang banyak juga memiliki hotel dan resor tidak hanya mengandalkan pendapatan tiket. Tarif lebih terjangkau diyakini akan meningkatkan kunjungan dan okupansi.
“Harga tiket kecil dibandingkan potensi wisatawan yang bertambah,” tegas Ansar.
Pemprov akan segera membahas penyesuaian tarif dengan asosiasi pelayaran setelah melakukan evaluasi dan observasi langsung di lapangan.
“Kami harap Ini menjadi solusi efektif mendorong sektor pariwisata di Kepri,” tutupnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








