Kepri Miliki Cadangan 350 Juta Ton, HIPKI Dukung Hilirisasi Pasir Kuarsa

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Himpunan Penambang Pasir Kuarsa (HIPKI) mendukung rencana pemerintah soal hilirisasi komoditas pasir kuarsa di Kepri. Saat ini provinsi tersebut memiliki cadangan komoditas hingga 350 juta ton.

Ketua Himpunan Penambang Pasir Kuarsa (HIPKI), Adi Indra Pawennari mengatakan kebijakan hilirasi komoditas pasir kuarsa diyakini akan memberikan nilai tambah bagi Indonesia.

Selain dari sektor penambahan pendapatan negara, hilirasi hasil tambang juga bakal menyerap tenaga kerja lokal. Menurutnya, sejak tahun 2020 lalu, komoditas pasir kuarsa diekspor secara langsung ke China.

Namun HIPKI meminta pemerintah serius memperbaiki tata kelola perizinan pertambangan mineral bukan logam jenis tertentu, khususnya komoditas pasir kuarsa, demi memberi kepastian berusaha bagi pelaku usaha menyambut agenda strategis negara, yakni hilirisasi pasir kuarsa.

Rencana hilirisasi pasir kuarsa mengemuka usai lawatan Presiden Joko Widodo ke China pada Juli 2023 lalu. Indonesia mendapatkan kerjasama investasi dengan Xinyi Glass untuk mendirikan pabrik kaca dan panel surya.

Investasi bernilai Rp 174 triliun itu rencananya akan dipusatkan di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau.

Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satu daerah penghasil pasir kuarsa berkualitas tinggi. Data dari HIPKI, cadangan pasir kuarsa yang dimiliki Kepri sebanyak 350 juta ton yang tersebar di Wilayah Natuna dan Lingga.

“Harus kita dukung dan ini kebijakan negara yang targetnya untuk memberikan nilai tambah disitu. Kalau selama ini pasir kuarsa kita ekspor dengan skala pengelolaan yang sangat sederhana dengan masuk pabrik, itu kan menggunakan teknologi tinggi. Tapi bagaiman kita ini sama-sama mendukung kebijakan strategis negara karena targetnya untuk peningkatan nilai tambah, baik dari sisi penjualannya, nilai harganya juga tinggi dan tenaga kerja yang diserap juga banyak.”katanya.(Pc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *