GOTVNEWS, Jakarta – Menko Polhukam RI, Mahfud MD mendatangi Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Jumat (4/7/2023) malam untuk menjenguk Sultan Rifโat Alfatih (20) korban jeratan kabel fiber optik PT Bali Tower.
Sultan kini harus menggunakan alat bantu pernapasan karena menalami luka di bagian leher akibat terjerat kabel fiber optik di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan pada 5 Januari 2023 lalu.
Kepala Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Brigjen Hariyanto mengatakan, Sultan harus menggunakan alat bantu pernapasan kanul trakeostomi lantaran belum bisa bernafas melalui hidung.
Selain itu, akibat luka yang dialaminya Sultan bahkan tidak bisa mengkonsumsi makanan melalui mulut sehingga harus menggunakan alat bantu selang medis.
Mahfud MD pun mendesak PT Bali Tower, perusahaan pemilik kabel fiber optik semrawut tersebut, supaya bersikap lebih manusiawi dalam berkomunikasi dengan keluarga Sultan.
Mahfud juga menyebut pemerintah bakal melakukan evaluasi terkait kabel-kabel fiber optik yang masih menjuntai ke jalanan.
Selain Sultan, diketahui satu korban lainnya bernama Vadim juga mengalami nasib serupa bahkan hingga meninggal dunia.(Frh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













