GOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang menggerakkan program nasional pembangunan tiga juta rumah, dengan pengajuan sebanyak seribu unit hunian, akan terlaksana 129 pada tahap pertama 2026.
Sekda Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menekankan bahwa peran daerah adalah sebagai fasilitator untuk mempercepat realisasi hunian di lapangan.
Dengan strategi memperkuat kolaborasi bersama pihak swasta melalui penyederhanaan birokrasi dan kemudahan izin bagi para pengembang.
“Kita tidak hanya membangun lewat pemerintah, namun memfasilitasi pihak ketiga dengan mempermudah perizinannya,” ucapnya, Rabu (29/4/2026).
Zulhidayat menjelaskan, program ini difokuskan bagi warga kategori desil satu hingga empat dengan penentuan penerima manfaat dilakukan secara ketat dengan merujuk pada data kemiskinan dari Kementerian Sosial.
“Penerima manfaat terutama desil 1 hingga 4, datanya bersumber dari Kemensos agar tepat sasaran,” tambahnya.
Pemko Tanjungpinang telah mengusulkan lebih dari seribu unit rumah dalam program nasional tersebut, sementara untuk tahap awal tahun 2026, sebanyak 129 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah terkonfirmasi mendapat bantuan pusat, serta 30 unit dari APBD kota.
“Kami usulkan seribu rumah lebih, datanya di Dinas Perkim, saat ini lokasi pastinya masih dalam tahap verifikasi,” ujarnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








