GOTVNEWS, Tanjungpinang – Menyambut bulan suci Ramadan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali melakukan persiapan agenda Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) 2026. Program tersebut dirancang sebagai wadah kolaborasi pelayanan publik sekaligus pusat aktivitas religius dan ekonomi bagi masyarakat Kepri di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kepri, Luki Zaiman Prawira, mengungkapkan saat ini Pemprov telah berkoordinasi penuh dengan berbagai lembaga vertikal, mulai dari Kemenag, OJK, Bank Indonesia, hingga BPOM dan Imigrasi.
“Kita dapat support baik dari instansi seperti Kemenag, OJK, BI, hingga Imigrasi yang akan memberikan layanan-layanan selama KURMA 2026 berlangsung,” ucapnya, Rabu (18/2/2026).
Ia menyebutkan, KURMA 2026 akan diawal dengan Bazar Ramadhan yang berlangsung 20 Februari hingga 14 Maret 2026, dengan puncak kegiatan pada 2 hingga 8 Maret 2026 di Kawasan Gurindam 12, Kota Tanjungpinang.
Program tersebut tidak hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi ajang integrasi pelayanan yang menyentuh masyarakat luas serta perputaran aktifitas ekonomi masyarakat.
“KURMA akan mengkolaborasikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memeriahkan aktivitas selama bulan suci Ramadan,” jelasnya.
Di samping itu, KURMA 2026 juga akan diisi dengan berbagai kegiatan ekonomi dan edukasi, dimana masyarakat bisa menikmati pasar murah untuk menjaga daya beli, serta berbagai pengadaan perlombaan seperti lomba azan, marawis, hingga dai cilik dan lainnya.
“Akan ada event tambahan seperti pasar murah, lomba azan, marawis, dai cilik, dan banyak lagi perlombaan untuk masyarakat,” pungkasnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














