Devi, salah satu pengunjung Pasar Malam Imlek, mengatakan bahwa dirinya hampir setiap tahun datang bersama keluarga, selain mengisi hari libur, dirinya juga berburu berbagai makanan yang jarang dijumpai dihari-hari biasa.
“Makanannya enak dan beragam, sampai bingung mau beli yang mana, seru yah, tiap tahun ada aja makanan yang baru, dan pingin dicoba”.tutunya, Minggu (19/1/2025).

Amsyar, seorang pengunjung asal Tanjungpinang yang datang bersama keluarga, merasa suasana Pasar Imlek sama serunya seperti tahun sebelumnya.
“Saya beli kue Pie Jagung Keju Mozarella, karena baru ada tahun ini, sesuailah dengan ekspektasi, makanannya enak” ungkapnya, dengan wajah tersenyum.
Bagi warga, Pasar Imlek Tanjungpinang, bukan hanya sekadar tempat berburu kuliner, tapi sebuah momen yang ditunggu-tunggu sebagai wadah silatuhrahmi sebuah bentuk kebersamaan antar etnis.

Pada hari kerja, jumlah kunjungan sekitar ratusan, namun saat ujung minggu tiba diprediksi jumlah pengunjung hampir ribuan orang.
Momen dimana melepas lelah dihari kerja hingga saling berbagi tawa canda antar sesama, sebuah pertanda perayaan Imlek tak hanya soal kuliner saja, namun wujudnya kedamaian antar etnis di Tanjungpinang selalu terjaga sejak dahulu. (Bam)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News



















