Selanjutnya, ditampilkan tarian yang menggambarkan persatuan ASEAN, yang bersama-sama berdiri sebagai pusat pertumbuhan, oleh Aemove Dancer. Acara dilanjutkan dengan lagu “Epicentrum of Growth” yang dinyanyikan oleh Gitabumi Voices.
Setelah itu, Presiden Joko Widodo memberikan pidato pembukaan, yang menandai dimulainya KTT ke-43 ASEAN dan KTT Lainnya.
Usai pidato Presiden Jokowi, pemimpin ASEAN bersama dengan Ketua Indian Ocean Rim Association (IORA) dari Bangladesh dan Ketua Pacific Island Forum (PIF) dari Kepulauan Cook melakukan sesi foto bersama dengan pose jabat tangan khas ASEAN, yang dikenal sebagai “ASEAN-way”.
Pada upacara pembukaan ini, Presiden Joko Widodo, didampingi oleh Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, juga memberikan penghargaan ASEAN Prize 2022 dan 2023. ASEAN Prize 2022 diberikan kepada Nguyen Thi Tuyet Minh dari Vietnam, sementara ASEAN Prize 2023 dianugerahkan kepada Muhammad Iqbal Fakhri bin Haji Damit dari Brunei Darussalam.
Selain itu, Presiden Joko Widodo, bersama dengan Sekjen ASEAN, Kao Kim Hourn, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, meluncurkan ASEAN Coordinating Centre for Transboundary Haze Pollution Control.
Dengan semangat kebersamaan ini, KTT ke-43 ASEAN dan KTT Lainnya diharapkan dapat membawa harapan akan masa depan yang lebih baik bagi kawasan ini.(*/Brm)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














