Serap Aspirasi Pengusaha di Kundur, Bupati Tegaskan Perizinan Bebas Pungli

GOTVNEWS, KARIMUN – Bupati Karimun, Iskandarsyah, turun langsung menyerap aspirasi pelaku usaha dalam kunjungannya ke Pulau Kundur, membuka ruang dialog untuk membahas hambatan investasi dan aktivitas usaha.

Dalam pertemuan itu, pengusaha menyampaikan sejumlah kendala, mulai dari perizinan hingga kepastian regulasi. Bupati Karimun, Iskandarsyah menegaskan komitmennya membenahi aturan, termasuk rencana revisi RTRW agar lebih selaras dengan kebutuhan dunia usaha tanpa mengabaikan keberlanjutan.

Pemkab juga mendorong sistem perizinan yang cepat, transparan, dan bebas pungutan liar. Iskandarsyah bahkan meminta pelaku usaha melapor jika menemukan praktik pungli, dan menegaskan akan menindak tegas oknum yang terlibat.

Bupati juga menekankan kepada seluruh petugas perizinan agar tidak mempersulit dan memungut biaya di luar ketentuan dalam proses pelayanan kepada masyarakat. Jika ditemukan ia tidak segan-segan melaporkan oknum tersebut kepada pihak yang berwajib.

“Jangan persulit warga, apalagi meminta-minta. Kalau terbukti ada pungutan liar, saya tidak akan ragu menindak tegas dan menyerahkan ke aparat penegak hukum. Laporkan jika ada oknum seperti itu. Pemerintah harus bersih. Kami juga berterima kasih kepada para pengusaha yang telah membuka lapangan kerja. Pemerintah harus jadi solusi, bukan hambatan. Kita ingin investasi tumbuh dan lapangan kerja terbuka,” tegasnya.

Kepala DPMPTSP Karimun, Budi Setiawan, menyebut proses perizinan di daerah saat ini sudah semakin mudah, terutama untuk usaha skala kecil hingga menengah.

“Namun, untuk usaha skala menengah ke atas seperti tambang, perhotelan, dan perikanan, tetap diperlukan pendampingan karena melibatkan sejumlah izin teknis setelah izin dasar. Saya minta pelaku usaha agar tidak menjalankan usaha terlebih dahulu tanpa mengurus perizinan,” jelasnya.

Sikap tegas dan responsif ini mendapat apresiasi dari pelaku usaha yang menilai pemerintah kini lebih terbuka dan proaktif.

Dialog ini diharapkan memperkuat sinergi pemerintah dan dunia usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Pulau Kundur. (Zpl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *