GOTVNEWS, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, memastikan iklim investasi di Kepri sangat kondusif, didukung oleh kemudahan perizinan yang dijamin pemerintah daerah.
Dengan Total investasi yang masuk ke provinsi hingga saat ini periode 2025 sudah mencapai US$18 miliar, sebuah angka yang dinilai menunjukkan kepercayaan investor.
Wagub Nyanyang menegaskan, komitmen Pemprov Kepri adalah membuka peluang seluas-luasnya bagi penanaman modal. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan tujuh kabupaten/kota untuk memastikan birokrasi yang cepat dan transparan.
“Kita membuka peluang bagi investasi dengan kebijakan mempermudah pengurusan untuk semua perizinan-perizinan,” Ucap Nyanyang, Senin (27/10/2025).
Realisasi investasi yang masif ini telah berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai angka impresif. Menurut data terbaru, pertumbuhan ekonomi Kepri tercatat 7,14 persen, didominasi oleh sektor industri, manufaktur, dan ritel.
“Alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar 8.1 Insyaallah mudah-mudahan lah kebersamaan,” Sambungnya.
Meskipun Batam masih menjadi lokomotif utama, dengan label โikon’ investasi yang paling banyak menarik penanaman modal, Pemprov Kepri tetap mendorong pemerataan.
Nyanyang berharap kota-kota lain seperti Bintan dan Tanjungpinang juga dapat menyusul dengan memanfaatkan momentum positif ini, termasuk dengan adanya event strategis seperti IPE Nasional.
โKepri mendorong pemerataan di semua kabupaten/kota,โ jelasnya.
Dengan capaian US$18 miliar, Pemprov Kepri menjamin kenyamanan bagi investor. Upaya ini diharapkan akan terus menarik investasi hingga akhir tahun dan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Kepri.
“Kami menjamin kenyamanan investasi melalui kemudahan perizinan,” Tutupnya. (Ald).
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








