Ragam Peristiwa di Tanjungpinang, Bintan, dan Batam dalam Sepekan

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Berbagai peristiwa terjadi di Tanjungpinang, Bintan dan Batam dalam sepekan. Diantaranya, penemuan mayat laki-laki tanpa busana di kawasan jalan Diponegoro Tanjungpiang, hingga Pemprov Kepri dituding sebagai dalang utama dibalik kerusuhan demo Bela Rempang pada 11 September 2023 lalu. Berikut rangkumannya.

Sesosok mayat laki-laki ditemukan dalam kondisi terlentang tanpa busana serta berlumuran darah pada bagian kepala di salah satu taman, kawasan Jalan Diponegoro, tepat di depan Kantor Pajak Tanjungpinang, pada Selasa (31/10/2023) kemarin.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, korban diketahui bernama Herman Ahmadsyah berusia 57 tahun, warga Tanjung Unggat, Tanjungpinang.

Dari hasil visum menunjukkan korban tewas disebabkan pukulan keras dibagian kepala, serta ditemukan sejumlah luka pada bagian tubuh lainnya.

Pasca kejadian tersebut, pihak keluarga korban Herman Ahmadsyah meminta kepada polisi agar bisa segera mengungkap penyebab kematian korban karena dianggap tak wajar. Jasad Herman kini telah dimakamkan di tempat pemakaman umum Taman Bahagia.

Sementara itu, Belasan pedagang di Jalan Gurindam 12 Teluk Keriting, Tanjungpinang, yang menolak direlokasi, mendatangi rumah Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Jalan Peralatan, pada Senin (30/10/2023) kemarin.

Mereka datang untuk bertemu langsung dengan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dengan tujuan agar mereka mendapatkan izin berjualan di lokasi tersebut, menjelang proyek dikawasan Jalan Gurindam 12 belum dikerjakan.

Disisi lain, Lelang jabatan atau open bidding Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Kepri tahun 2023 kini telah memasuki babak akhir.

Panitia seleksi telah mengumumkan nama-nama yang lolos ke tahap wawancara untuk mengisi jabatan 3 kepala dinas yakni Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Kepala Dinas Sosial.

Dari Kabupaten Bintan, Tim Opsnal Satreskrim Polres Bintan berhasil mengamankan 7 unit sepeda motor berbagai merek yang diduga merupakan motor curian, pada Rabu (1/11/2023) malam kemarin.

Motor curian tersebut diamankan atas laporan dari Polsek Batam Kota, yang menginformasikan adanya pengiriman motor melalui kabupaten Bintan menuju Kabupaten Anambas.

Sementara itu, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengungkapkan dugaan adanya aktor intelektual di balik kerusuhan Demo Bela Rempang pada 11 September 2023 lalu.

Rudi menuding bahwa Pemerintah Provinsi Kepri sebagai aktor intelektual di balik demo Rempang tersebut.

Menanggapi hal itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad angkat bicara, ia menyatakan jangan menyebarkan informasi yang tidak pasti. Ansar juga menantang Rudi untuk membuka ke publik siapa oknum Pemprov Kepri yang dimaksud.(Frh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *