Ragam Peristiwa di Tanjungpinang dan Bintan Sepekan

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Berbagai peristiwa di Tanjungpinang dan Bintan terjadi dalam sepekan. Diantaranya, Seorang santri di Bintan dikabarkan tenggelam saat berenang di bekas galian tambang bauksit, hingga ular piton bekururan 1,5 meter berkeliaran di puskesmas melayu kota piring. Berikut kami rangkumannya dalam berita sepekan.

Seorang santri di Pondok Pesantren Kasim Nahdlatul Wathan dikabarkan tenggelam saat berenang di bekas galian bauksit di Kampung Bangun Rejo, Kelurahan Gunung Lengkuas Bintan Timur pada Minggu (8/10/2023) pagi.

Seorang mahasiswi di Kota Tanjungpinang menjadi korban pelecehan seksual saat mengendarai sepeda motor di Jembatan Dompak Tanjungpinang pada Senin (9/10/2023) kemarin, sekitar pukul 10.00 WIB.

Akibatnya, korban mengaku mengalami trauma psikologis hingga mengalami sejumlah luka lecet dibagian tubuhnya akibat terjatuh dari sepeda motor.

Baru-baru ini beredar video viral yang memperlihatkan aktivitas beberapa orang pekerja di salah satu gudang di Tanjungpinang tengah memindahkan beras Bulog kualitas premium ke dalam karung beras merek lain.

Pasca beredarnya video tersebut, polisi saat ini tengah menyelidiki dugaan aktivitas pengemasan ulang beras bulog yang diduga menyalahi aturan.

Sementara itu di kabupaten Bintan, terjadi peristiwa sebuah Mobil Pikap pengangkut ikan bernomor polisi BP 8950 BA terbalik di jalan Wisata Bahari, Kawal, Bintan, pada Kamis (12/10/2023) kemarin.

Diduga pengemudi mobil hilang kendali hingga menyebabkan mobil terbalik. Akibat dari insiden tersebut 7 orang dikabarkan mengalami luka-luka.

Guna mendorong seluruh aparat Desa untuk meningkatkan manajemen pemerintahan desa. Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), melalui Direktorat Bina Pemerintahan Desa, menggelar pelatihan aparatur desa gelombang 4 yang dilaksanakan di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (11/8/2023) kemarin.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 844 aparat desa dari 33 Provinsi dari total keseluruhan peserta gelombang pertama hingga keempat.

Sekelompok pemuda menangkap seekor ular piton bekururan 1,5 meter yang berkeliaran di Puskemas Melayu Kota Piring, Kota Tanjungpinang.

Usai ditangkap ular piton tersebut kembali dilepasliarkan ke hutan yang jauh dari pemukiman warga maupun kawasan Puskemas Melayu Kota Piring.(Frh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *