GOTVNEWS, Tanjungpinang – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang menyebutkan polemik terkait seorang siswa SDN 005 Tanjungpinang inisial JS, yang diberhentikan karena protes hadiah lomba di potong hanya permalasahan miskomunikasi dan kedua pihak sepakat berdamai.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad, menyampaikan dari hasil pertemuan bersama pihak sekolah dan orang tua JS, karena adanya miskomunikasi.
Teguh menjelaskan bahwa isu terkait JS diberhentikan dari sekolah dan pemotongan hadiah lomba tidak benar. Hal tersebut terjadi karena adanya miskomunikasi antara sekolah dan orangtua JS.
“Setelah didudukan bersama dijelaskan baru paham ternyata tidak ada pemotongan, ini kita dengar dari versi kepala sekolah dan orangtua memahami. Sampai sekarang belum, proses pindah itu panjang, ini hanya masalah komunikasi tidak sampai. Karena tidak ketemu hanya lewat WA, saya juga belum terima surat pemindahan,” jelasnya.
Kepala Sekolah SDN 005 Tanjungpinang, Ririndra Hidayat membantah adanya pemotongan hadiah lomba dan pemberhentian terhadap siswa tersebut.
Selain itu, ia juga membantah telah mengeluarkan surat pemberhentian siswa inisial JS. Sedangkan untuk hadiah lomba telah diserahkan semuanya kepada orangtua siswa.
“Tidak ada pemberhentian, tidak ada pemotongan. Sudah di kasi semua sama orangtua hadiahnya. Kalau memindahkan prosesnya panjang. Kalau surat belum, karena prosesnya panjang. Siswanya masih di sekolah saya, masih aktif. Tidak dikeluarkan,”ucapnya.
Sebelumnya, seorang siswa SDN 005 Tanjungpinang inisial JS terancam diberhentikan dari sekolah, karena orangtua siswa tersebut proses hadiah lomba anaknya di potong sebesar 50 persen oleh pihak sekolah.(san)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News











