Mengenal Prof. Brian Yuliarto, Mendikti Saintek Baru Pilihan Prabowo

Mengenal Prof. Brian Yuliarto, Mendikti Saintek Baru Pilihan Prabowo. Foto: Dok ITB

GOTVNEWS, JakartaPresiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Prof. Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi dan Sains Teknologi (Mendikti Saintek), menggantikan Satryo Soemantri di Istana Negara pada Rabu (19/2/2025) kemarin.

Pergantian ini disebut-sebut buntut aksi unjuk rasa puluhan pegawai di Kemdikti Saintek pada Januari lalu. Pasalnya, Mendikti sebelumnya disebut bekerja tidak sesuai aturan dan terkesan otoriter. Tudingan ini pun telah dibantah Satryo.

Sementara itu, nama Brian muncul beberapa hari belakangan ini menggantikan Satryo. Siapa sosok Brian yang dipilih Prabowo untuk mengisi jabatan tersebut.

Dikutip dari berbagai sumber, Brian dikenal sebagai ilmuwan brilian di bidang ilmu rekayasa dan telah diakui secara global atas kontribusinya dalam penelitian dan inovasi teknologi.

Dekan sekaligus Guru Besar Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) ini tercatat sebagai saintis top dunia versi Stanford University dan Elsevier selama tiga tahun berturut-turut, dari 2022 hingga 2024. 

Berdasarkan data yang tercantum di akun resmi ITB, Brian telah menerbitkan 329 publikasi ilmiah dengan lebih dari 5.600 sitasi di situs Scopus.

Penelitiannya berfokus pada pengembangan teknologi sensor berbasis nanomaterial yang dapat mendeteksi gas berbahaya, polutan, serta diagnosis kanker dan hepatitis.

Selain itu, ia juga mengembangkan teknologi biosensor medis yang berperan penting dalam meningkatkan kemandirian Indonesia di bidang teknologi kesehatan.

Atas kontribusinya dalam membangun ekosistem riset nasional, Brian dianugerahi Habibie Prize 2024 sebagai talenta unggul dalam bidang ilmu rekayasa.

Setelah dilantik, Brian menegaskan bahwa dirinya mendapat mandat untuk mempercepat pelaksanaan program-program pendidikan tinggi yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo.

“Intinya kita diminta langsung bekerja, melakukan langkah-langkah segera, konsolidasi untuk mendukung program-program Pak Presiden. Tentu pembicaraan ada banyak hal tentang pembangunan Indonesia dan sebagainya,” ungkap Brian.

Dengan pengalaman dan rekam jejaknya di bidang riset dan teknologi, Brian Yuliarto diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam pengembangan pendidikan tinggi dan inovasi teknologi di Indonesia. (Alt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *