GOTVNEWS, Tanjungpinang – Beragam peristiwa terjadi dalam sepekan terakhir. Berikut GOTVNEWS merangkum berita-berita yang terjadi dalam minggu ini.
Puluhan Murid Sekolah Rakyat Tanjungpinang Mengundurkan Diri
Jumlah murid Sekolah Rakyat turun dari 100 menjadi 65 siswa sejak dibuka pada September 2025.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyebut alasan mundurnya siswa beragam, mulai dari tidak betah di asrama, tidak ingin melanjutkan sekolah, hingga orang tua yang tidak sanggup berpisah dari anaknya.
Meski banyak yang siswa yang mengundurkan diri, Pemko Tanjungpinang telah menambah 13 murid baru untuk mengisi kekosongan.
TPP ASN Bintan Dipotong 20 Persen Mulai 2026
Pemkab Bintan memangkas Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN sebesar 20 persen, berlaku mulai 2026. Pemotongan dilakukan karena turunnya dana transfer pusat.
DPRD Bintan menyebut penyesuaian ini perlu diambil agar keuangan daerah tetap stabil. Meski anggaran menurun, program prioritas seperti bus sekolah gratis, seragam gratis, dan program sosial tetap dilanjutkan.
Sidak di Karimun: Beras Dijual di Atas HET
Satgas Pangan Polda Kepri menemukan satu ritel modern di Batu Lipai menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) saat sidak ke pasar dan gudang distributor.
Ritel tersebut diberi teguran dan dilaporkan ke Badan Pangan Nasional. Satgas menegaskan pengawasan akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga.
Menkes: Sistem Rujukan BPJS Akan Dipersingkat
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan sistem rujukan BPJS Kesehatan akan diubah agar tidak lagi berjenjang.
Dengan aturan baru, pasien bisa langsung dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas sesuai kebutuhan, tanpa harus melewati beberapa tahap rujukan.
Kemenkes dan BPJS sedang menyiapkan aturan teknis sebelum sistem baru diterapkan secara nasional.(tim)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News







