Pemkab Karimun Panggil PLN Usai Blackout, Pastikan Perbaikan Rampung dan Kompensasi Mulai Diproses

GOTVNEWS, Karimun – Pemkab Karimun memanggil jajaran PT PLN (Persero) bersama Forkopimda untuk memastikan proses pemulihan kelistrikan pasca-blackout berjalan tuntas, sekaligus mengawal penyaluran kompensasi bagi pelanggan terdampak.

Rapat yang digelar di Rumah Dinas Bupati Karimun pada Jumat (24/7/2026) sore tersebut, membahas perkembangan pemulihan sistem kelistrikan. PLN memastikan seluruh pekerjaan teknis telah rampung dan pasokan listrik ditargetkan kembali normal secara bertahap dalam tiga hari ke depan.

PLN mengakui masih berpotensi mengalami defisit daya sekitar dua megawatt jika dua unit pembangkit belum beroperasi penuh pada malam hari. Jika terjadi pemadaman, dampaknya dipastikan hanya terbatas dan tidak sebesar blackout sebelumnya.

Manager UP3 PLN Tanjungpinang, Rully Agus Widanarto, mengatakan penanganan teknis telah rampung sejak Jumat pukul 07.00 WIB. PLN kini hanya menyelesaikan kesiapan penyaluran daya dari pembangkit Bukit Carok agar sistem beroperasi optimal.

PLN juga memastikan pelanggan terdampak menerima kompensasi sesuai Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2025. Pelanggan pascabayar mendapat potongan tagihan, sedangkan pelanggan prabayar memperoleh tambahan kWh saat membeli token listrik.

“Kompensasi untuk pelanggan yang mengalami pemadaman itu sudah di atur dalam Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2025 ada tahapannya berapa jam. Tentunya PLN berkewajiban, kami sebagai unit layanan pelaksana pelanggan tugas kami adalah menyusun data secara menyeluruh jumlah pelanggan yang mengalami pemadama. Dengan pengurangan biaya beban,” ujar Rully.

Sementara itu, Bupati Karimun Iskandarsyah menegaskan pemerintah daerah bersama Forkopimda akan terus mengawal proses pemulihan hingga seluruh wilayah kembali menikmati layanan listrik secara normal.

“Pertemuan ini bentuk komitmen kita untuk memberikan pelayanan bersama FKPD untuk mengontrol dan mengawasi memastikan masyarakat memperoleh pelayanan terbaik meski gangguan yang terjadi dipicu sejumlah faktor di luar perkiraan. Doakan persoalan listrik khusus Pulau Karimun teratasi,” ujar Iskandarsyah.

Pemerintah Kabupaten Karimun berharap seluruh persoalan kelistrikan segera teratasi sehingga aktivitas masyarakat, dunia usaha, hingga pelayanan publik dapat kembali berjalan normal tanpa gangguan pemadaman. (yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *